"Ada kemungkinan ledakan susulan. Karena itu wilayah di kawah disterilkan, Seluruh pengunjung diminta menjauh. Otoritas setempat juga sudah menutup kawasan kawah," kata Kepala Kantor Basarnas Jawa Tengah, Agus Haryono lewat telepon seperti disiarkan CNN Indonesia beberapa saat setelah letusan.
Menurut Agus letusan yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB itu merupakan letusan pertama dalam kurun waktu yang sangat lama. Letusan terakhir, kata dia, terjadi sekitar puluhan tahun silam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belasan wisatawan itu terluka karena berada di dekat kawah Sileri saat letusan terjadi. "Mereka terkena lumpur letusan. Ada yang mengalami luka di tangan, kepala, dan satu orang mengalami patah tulang," ujar Agus.
Helikopter akan digunakan untuk kepentingan evakuasi wisatawan seandainya situasi semakin genting. "Sampai saat ini kami masih menunggu perkembangan dari otoritas setempat," kata Agus.