"Mudik lebaran relatif lancar. Arus balik juga relatif bagus, karena dari awal pemerintah sudah melakukan satu perencanaan yang sistematis," ujar Wiranto saat ditemui di kantornya, Senin (3/7).
Ia melihat angka kematian akibat kecelakaan selama mudik mengalami penurunan. Dari jumlah 503 orang pada tahun 2015, menjadi 440 orang di tahun 2016 dan 378 jiwa pada tahun ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan data Operasi Ramadniya 2017 selama sepuluh hari, total kecelakaan lalu lintas telah terjadi sebanyak 1.686 kejadian. Sementara itu, korban meninggal mencapai 378 jiwa, luka berat 431 orang, dan luka ringan 1.986 orang.
"Ada satu pengalaman baru selama Lebaran, harga cukup stabil, itu baru sekarang kan ya. Ini berarti keberhasilan pemerintah untuk mengendalikan harga-harga agar tidak mencekik [rakyat],” tuturnya.