"Kalau diperbesar tentu berkah buat partai untuk menjaga diri, terutama akuntabilitas keuangan bersama BPK menjadi sangat transparan, sangat terbuka. Dengan adanya bantuan yang besar dari negara maka transparansi partai politik semakin terjaga," kata Cak Imin, Sabtu (8/7).
Saat ini dana bantuan untuk parpol yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hanya sebesar Rp108 per suara. Cak Imin menilai bantuan itu sangat kecil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seribu udah bagus, apalagi kalau sejuta," kata Cak Imin. "Kalau PKB mau sebanyak-banyaknya tapi kan APBN gak kuat. APBN semampunyalah, tidak usah memaksakan diri."
“Kalau Golkar sendiri selama ini tidak ada masalah dengan bantuan berapa pun yang diberikan negara. Namun, negara harus memiliki komitmen untuk penguatan demokrasi dengan memperkuat peran parpol,” ujar Wakil Sekjen DPP Golkar TB Ace Hasan Sadzily kepada CNNIndonesia.com, Selasa (4/7).
Ace pun menegaskan negara memang seharusnya memberi bantuan bagi parpol. Ia menilai, parpol merupakan pilar demokrasi yang bertugas memberi pendidikan politik dan katalisator aspirasi rakyat.
“Kami menyambut baik usul pemerintah menaikkan bantuan dana parpol,” ujar Riza.
Wakil Ketua Pansus RUU Penyelenggaran Pemilu itu menilai, dana parpol di Indonesia sangat jauh berbeda dengan negara lain yang juga menggunakan pola sistem politik yang sama. Ia membandingkan dengan Meksiko yang memberikan dana Rp62 ribu per suara kepada partai.