Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, olah TKP yang dilakukan sejak pagi tadi selesai pada pukul 11.20 WIB. Belasan personel Kepolisian bersenjata lengkap terlihat mengamankan lokasi ledakan tersebut. Olah TKP dilakukan oleh Puslabfor Mabes Polri dan Tim Inafis Polda Jawa Barat.
Belum ada keterangan resmi yang disampaikan pihak kepolisian soal barang bukti apa saja yang diamankan dari lokasi ledakan. Namun, lima buah kerdus diduga berisikan barang dan dokumen sebagai barang bukti dibawa oleh Kepolisian untuk diperiksa lebih lanjut ke Polresta Bandung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tempat itu harus steril dari bahan berbahaya, apakah bahan kimia atau bahan peledak lain. Jibom telah menyatakan steril," ujar Hendro di sekitar lokasi ledakan.
Hendro pun enggan memastikan lebih dini soal Agus sebagai lone wolf dalam menjalankan aksi terornya tersebut.
"Kemarin, pukul 22.00 WIB telah diserahkan ke Densus 88. Mungkin, untuk pengembangan dan mencari dugaan pelaku lain," katanya.
Ledakan bom panci terjadi di sebuah rumah kontrakan di Kampung Kubang Bereum RT 07/11, Sekejati, Buahbatu, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (8/7) sore, sekitar pukul 15.30 WIB.
Polisi sebelumnya menemukan buku catatan harian milik Agus. Isinya mengenai rencana teror bom panci yang akan dilakukan di sejumlah lokasi di Bandung. Di antaranya, kafe di Jalan Braga, juga sebuah rumah makan, dan gereja.