Penghormatan khusus dari Tito itu adalah tumpeng peringatan Hari Bhayangkara ke-71 yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Senin (10/7).
Tito memberi potongan tumpeng tersebut kepada AKP Dede Suhatmi, Briptu Yogi Aryo Yudhistiro, dan Bripda M Saiful Bakhtiar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Dede dan Saiful adalah anggota Brigade Mobil (Brimob) Polda Metro Jaya yang menjadi korban aksi teror di Masjid Falatehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada 30 Juni lalu.
Selain tumpeng sebagai penghormatan simbolis dari Kapolri, Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan tiga polisi itu pun mendapatkan penghargaan lain. Kapolri, kata Martinus, memberikan piagam dan penghargaan berupa uang kepada kepada tiga anggotanya tersebut.
"Sudah tadi, piagam, materi, tapi nominal materinya saya tidak tahu," kata Martinus di lokasi peringatan hari Bhayangkara.
Secara terpisah, Dede mengatakan, penghargaan yang didapatkannya menambah semangat dan motivasi untuk mengabdi kepada bangsa dan negara Indonesia. Dia pun mengaku, aksi teror yang ia alami tidak membuatnya takut dalam bertugas.
Ia berpendapat polisi harus tetap menjadi pelindung, pelayan, dan pengayom masyarakat apapun situasi yang bakal dihadapi.
"Harus meningkatkan kewaspadaan, sehingga bisa melindungi seluruh masyarakat," katanya. (kid)