Polisi berhasil menangkap pelaku berkat sketsa wajah yang gambarannya didapat dari istri Hermansyah, Iriana.
"Pelaku berprofesi sebagai debt collector," ujar Kapolres Jakarta Timur Komisaris Besar (Kombes) Pol Andry Wibowo kepada CNNIndonesia.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua pelaku yang ditangkap adalah Edwin Hitipeuw (37) dan Lauren Paliyama (31). Dua debt collector itu terlibat dalam insiden pembacokan yang melukai Hermansyah.
Pelaku yang ditangkap dapat dikenali oleh Iriana. Istri Hermansyah itu didatangkan ke Polresta Depok sekitar pukul 02.17 WIB.
Polisi kini masih memburu pelaku lain yang saat itu diduga terlibat dalam pertikaian. Mereka adalah E (20) dan D (21).
Berdasarkan keterangan Iriana, insiden itu bermula saat Hermansyah menegur dua pengendara mobil sedan yang berjalan zig-zag di ruas jalan, persis di depan Taman Mini Indonesia Indah, sekitar pukul 04.00 WIB.
Hermansyah menegur mereka lantaran mobil yang dikemudikan oleh EH sempat menabrak kendaraan bagian belakang yang ditunggangi Hermansyah dan Iriana.
Iriana yang saat itu duduk di sebelah setir kemudi hanya bisa melihat kejadian tanpa berbuat banyak.
"Saya hanya lihat dipukuli dan ada yang menusuk. Kejadiannya cepat sekali, setelah itu, saya langsung bawa suami ke rumah RS Hermina," ujar Iriana saat menceritakan kesaksiannya di RS Hermina, Depok, beberapa waktu lalu.
Hermansyah adalah ahli informasi dan teknologi (IT) dari Institu Teknologi Bandung yang mempertanyakan keaslian percakapan antara Firza dan Rizieq di Whatsapp.
Terlepas dari itu, polisi memastikan bahwa penganiayaan yang dialami oleh Hermansyah adalah murni tindakan kriminal. Aparat saat ini fokus mengejar sisa pelaku lain yang masih dalam buruan.