Pucuk pimpinan Polda Metro Jaya berganti dari Irjen M Iriawan pada Irjen Idham Azis.
Menurut Syarif, meski pucuk pimpinannya diganti, jajaran di bawahnya yang memegang langsung kasus Novel masih tetap sama.
"Ya kan Kapoldanya yang diganti, kan bisa saja, tidak mungkin berganti semuanya kan," kata Syarif di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (21/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Akan tetap berlangsung dan akan dibicarakan terus. Komunikasi dengan Kapolda tetap berjalan," tuturnya.
Kemarin, Kamis (20/7), tepat 100 hari penyerangan terhadap Novel Baswedan dengan menggunakan air keras, yang diduga dilakukan oleh dua orang. Penyiraman air keras itu dilakukan usai salat Subuh di Masjid Al Ihsan, Kelapa Gading, dekat kediaman Novel.
Polisi sendiri mengklaim sudah mengantongi sketsa wajah terduga pelaku penyerangan Novel. Sketsa tersebut juga sudah diserahkan kepada pimpinan KPK oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian.