Lihat juga:ISIS Marawi Siapkan Serangan di Indonesia |
Walaupun ada upaya patroli tersebut, BNPT mewaspadai atas berbagai kemungkinan yang ada.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemungkinan itu bisa saja, makanya kita perkuat perbatasan seperti di Maluku Utara, Sulawesi Utara, dan Kalimantan Utara," ujar Suhardi di gedung Badan PPSDM Kementerian Kesehatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (22/7).
Suhardi Alius. (CNN Indonesia/Christie Stefanie) |
Kemungkinan itu muncul setelah kelompok ISIS di sana terdesak karena terus menerus diserang militer Filipina dalam dua bulan terakhir ini. Selain itu, berdasarkan informasi intelijen ada kabar bahwa pendanaan untuk persiapan serangan pun disebut tengah dipersiapkan.
Menanggapi itu, Suhardi menjelaskan bahwa Indonesia memiliki satuan tugas (Satgas) yang berkoordinasi di bawah naungan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk mendeteksi segala bentuk transaksi keuangan yang berbau terorisme.
"Untuk masalah negara lain kami tak tahu, tapi yang pasti kami kerja sama dengan PPATK bagian finansial intelijen setiap negara (untuk deteksi transaksi berbau terorisme)," ujar mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri itu.
Suhardi Alius. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)