Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, massa terlihat berjalan beriringan melintasi jalan Medan Merdeka Barat untuk menuju Istiqlal. Pergerakan massa aksi mendapat pengawalan ketat dari puluhan personel Kepolisian yang disiapkan untuk mengawal aksi tersebut.
Pergerakan massa tersebut juga menyebabkan arus lalu lintas kendaraan dari Jalan Budi Kemulyaan dan MH Thamrin yang hendak melaju di Jalan Medan Merdeka Barat tersendat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan ada yang tinggalkan sampah di lokasi," ujar sang orator lewat pengeras suara di mobil komando.
"Habib berterima kasih kepada semua yang aksi hari ini. Semoga aksi ini menjadi pahala bagi kita semua," ujarnya.
Lebih dari itu, massa aksi 287 juga diminta untuk siap menyambut Rizieq jika kembali ke Indonesia. Andai Rizieq ditangkap Kepolisian, orator meminta massa aksi 287 juga siap membelanya.
"Jika Habib Rizieq pulang ke Indonesia, siap sambut apa tidak. Jika nanti Habib Rizieq ditangkap, siap bela tidak," ujarnya.
"Siap," jawab massa aksi 287.
Banyak Bendera Palestina
Di samping mendesak pemerintah menolak Perppu Ormas, beberapa massa aksi tampak ada yang membawa bendera Palestina saat long march berlangsung.
Bukan tanpa tujuan, beberapa simpatisan aksi mengatakan, bendera itu dikibarkan sebagai rasa simpati umat islam Indonesia terhadap serangan di jalur Gaza.
"Tolong dukung Palestina karena kemerdekaan Indonesia dulu pertama kali didukung oleh Palestina dan Mesir," ujar Wanda, simpatisan aksi 287, Jumat, (28/7)
Wanda menegaskan rakyat Indonesia tak boleh berhenti menyokong kebebasan rakyat Palestina.
Massa aksi pun sempat menyanyikan lagu Indonesia Raya di depan gerbang Monumen Nasional (Monas).
"Mari kita nyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai tanda cinta kita terhdadap tanah air," ujar orator aksi 287.