“Merawat menjaga kearifan lokal dan budaya penting sekali. Karena intervensi peradaban Barat dan dari negara lain sangat mendesak," kata Jokowi.
Karena itu untuk melestarikan budaya Betawi di Setu Babakan dibangun Pusat Budaya Betawi di mana penyelenggaraan Lebaran Betawi dipusatkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Encang, encing, abang, none, enyak, babeh, Alhamdulillah Lebaran Betawi ke-10 dihadiri langsung oleh Presiden kita tercinta. Saya baru pertama kali pidato di depan Presiden jadi grogi," ujarnya sambil terkekeh yang diikuti oleh gelak tawa hadirin.
Ia pun mencontohkan pecahan uang dengan desain baru sebagai bukti penghormatan Pemerintah erhadap masyarakat Betawi.
"Lihatlah uang pecahan dua ribu. Sudah ada foto pahlawan dari Betawi, Bang MH Thamrin. Lalu, Pemerintah melalui Pak Presiden, memberi anugerah tertinggi dari uang pecahan terbesar, 100 ribuan yang terpampang gambar tari Topeng Betawi,” kata Zaenuddin. (sur)