Tjahjo Bantah Barter Kasus Hary Tanoe dengan Dukungan Perindo
Rabu, 02 Agu 2017 18:45 WIB
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengaku kaget dengan rencana Perindo mendukung Jokowi di Pilpres 2019. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)
Hary Tanoe kini merupakan tersangka dugaan mengancam Kepala Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto melalui pesan elektronik.
"Enggak ada barter-barteran," ujar Tjahjo di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (2/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mengevaluasi kinerja Pak Jokowi. Saya cukup kaget beliau langsung di media. Nanti dilihat. Ini kan mulai berkembang," tutur politikus senior ini.
"Jangan tanya saya," kata Wiranto sambil masuk mobil dinas dan meninggalkan Istana.
Hary Tanoe saat ini menyandang status tersangka setelah hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak praperadilan yang ia ajukan.
Bos PT MNC Investama Tbk. itu mengirim pesan singkat yang diduga bernada ancaman kepada Jaksa Yulianto yang sedang menangani kasus dugaan korupsi restitusi pajak PT Mobile 8 periode 2007-2009.
Ia disangka melanggar Pasal 29 UU No 11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).
Ia disangka melanggar Pasal 29 UU No 11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).
STATIC BANNER
300x250
300x250
STATIC BANNER
300x250
300x250
ARTIKEL TERKAIT
STATIC BANNER
300x250
300x250
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
LIHAT SEMUA
Lihat Semua
TERPOPULER
BERITA UTAMA
REKOMENDASI UNTUK ANDA
LAINNYA DARI DETIKNETWORK