Basofi dikenal punya karir cemerlang di dunia militer sebelum terjun ke politik dan menjabat sebagai kepala daerah. Dia lahir di Bojonegoro, Jawa Timur, 20 Desember 1940. Penyanyi lagu dangdut 'Tidak Semua Laki-Laki' itu lulus SMA pada tahun 1963 untuk kemudian melanjutkan ke Akademi Militer Nasional (AMN) di Magelang, Jawa Tengah.
Lulus AMN, karir Basofi di militer kian moncer. Tercatat ia menjadi Komandan Detasemen Tempur Kopasandha (kini Kopassus) pada 1971-1972, Komandan Batalyon 412 Brawijaya pada 1973-1974, dan Komandan Brigade Infanteri Lintas Udara 18/Kostrad pada 1981-1983.
Lihat juga:Basofi Sudirman Tutup Usia |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada usia 47 tahun, Basofi memilih pensiun dengan pangkat Mayor Jenderal TNI. Ia kemudian beralih ke dunia politik dan masuk Partai Golkar yang kala itu kental terkenal sebagai partai pemerintah era Orde Baru.
Karir politiknya juga terbilang lancar. Sebelum menjadi Gubernur Jawa Timur, dia sempat dipercaya menjabat Ketua DPD Golkar DKI Jakarta.