Mereka menggugat pengusutan hingga tuntas kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan. Sudah 120 hari sejak Novel disiram air keras oleh orang tak dikenal usai salat subuh di lingkungan rumahnya, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Akibat teror air keras yang dilakukan dua orang tak dikenal tersebut, Novel mengalami kerusakan mata sebelah kirinya. Sakti ICW 2017 pun melakukan aksi teatrikal mempertontonkan Novel yang sakit di depan Gedung KPK.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aktivis Sakti ICW 2017 ada yang berpakaian kemeja putih dan bertopeng presiden RI Joko Widodo. Sementara itu aktivis lain yang bertopeng wajah Novel Baswedan duduk di kursi roda seolah berada di rumah sakit. (CNNIndonesia/Safir Makki) |
"Mata masyarakat Indonesia terus memantau kasus ini. Ketidakseriusan, pembiaran, bahkan kesengajaan yang dilakukan oleh pemerintah dan penegak hukum akan melahirkan kekecewaam dan kemarahan yang nantinya bisa menjadi perlawanan yang semakin kuat serta terorganisir," ujar .
Aktivis Sakti ICW 2017 ada yang berpakaian kemeja putih dan bertopeng presiden RI Joko Widodo. Sementara itu aktivis lain yang bertopeng wajah Novel Baswedan duduk di kursi roda seolah berada di rumah sakit. (CNNIndonesia/Safir Makki)