Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno mengatakan, pertemuan itu merupakan bentuk silaturahmi biasa. Dia enggan berspekulasi terhadap muatan pertemuan tersebut.
"Komunikasi itu menu utama dalam menjamin politik gotong royong. Jadi kami sambut dengan gembira," kata Hendrawan kepada CNNIndonesia.com, Kamis malam (10/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kritik yang konstruktif merupakan vitamin manajemen yang benar. Jadi tak ada masalah. Yang berbahaya adalah tuduhan atau penilaian yang tendensius dan tidak objektif," ujarnya.
Di sisi lain, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon tidak menganggap pertemuan AHY-Jokowi spesial. Menurutnya, silaturahmi antartokoh yang berbeda sikap adalah hal biasa.
"Saya kira kita harus membiasakan perbedaan pendapat yang inheren dengan demokrasi kita. Yang paling penting pada saat kepentingan nasional kita punya sikap yang sama," kata dia.
Lihat juga:AHY: Saya Merangkak dari Nol Demi Negara |