Dalam pertemuan tersebut hadir Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat Saan Mustopa, Ketua DPD Hanura Jawa Barat Aceng Fikri, Ketua PPP Jawa Barat Ade Munawaroh Yasin, dan Sekretaris DPW PKB Jawa Barat Maulana Yusuf.
"Jadi kami ingin PPP, PKB, NasDem, Hanura membangun kebersamaan. Kami ingin bangun kebersamaan di pilgub dan pilkada di daerah-daerah di Jabar," ujar Saan menanggapi konsolidasi pertama yang berlangsung tertutup tersebut seperti dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun Aceng Fikri mengatakan pertemuan itu menjadi momentum memperkuat komunikasi politik sebagai langkah penjajakan.
"Partai NasDem sendiri memiliki lima kursi di DPRD, sementara PKB 7 kursi, PPP 9 kursi, dan Hanura 3 kursi. Jadi kami memiliki 24 kursi, itu lebih dari batas minimal kursi di DPRD Jabar," kata dia.
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil merupakan salah satu kandidat yang diunggulkan oleh empat partai tersebut.
NasDem sebelumnya telah mendeklarasikan bakal mendukung pria yang akrab disapa Emil tersebut pada Maret lalu. Kemudian, PKB dalam Musyawarah Wilayah IV yang berlangsung di Bekasi pada awal bulan ini pun mengundang Emil sebagai salah satu kandidat untuk Pilgub Jabar.
Selain Emil, PKB mengajak taaruf Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi (yang juga ketua DPD Golkar Jabar), Bupati Tasikmalaya Ruzhanul Ulum, serta Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jabar Agung Suryamal.
Hanya Hanura yang sejauh ini disebut belum merapat dengan Ridwan Kamil. Dalam Rapat Pimpinan Nasonal (Rapimnas) Hanura di Bali pada awal bulan ini, partai itu disebut bakal mengusung Aceng Fikri dalam Pilkada mendatang.
Tapi, Aceng menyatakan tak menutup kemungkinan akan ada jalan tengah andai poros empat partai itu terbentuk.
"Kami bisa melakukan komunikasi politik secara bersama-sama. Ada NasDem, PKB, PPP. Ini kalau dilihat dari jumlah kursi sudah menunjukkan titik temu," kata Aceng.