"Informasinya benar Johannes Marliem meninggal dunia. Tapi kami belum dapat informasi rinci karena peristiwanya terjadi di Amerika," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Jumat (11/8).
Johannes merupakan saksi kunci kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP yang kini ditangani KPK. Dalam kasus yang menjerat Ketua DPR Setya Novanto sebagai tersangka itu, nama Johannes kerap muncul dalam beberapa waktu terakhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Saksi Kunci Kasus e-KTP Meninggal di Amerika |
Johannes merupakan Direktur Biomorf Lone LLC, Amerika Serikat. Perusahaan ini bergerak sebagai penyedia layanan teknologi biometrik.
Dari tangan Johannes, KPK banyak mendapatkan bukti dan rekaman aliran uang proyek e-KTP ke anggota DPR dan pejabat Kemendagri.
|
Ketika proyek ini mulai bermasalah dan terbongkar oleh KPK, Johannes kemudian meninggalkan Indonesia. Sejak itu, ia tak pernah kembali ke Indonesia dan memilih menetap di sejumlah negara seperti Singapura dan Amerika Serikat.
Sejauh ini, KPK telah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP ini.
Selain mereka, KPK juga menetapkan tiga orang lainnya sebagai tersangka, yakni pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong, Ketua DPR Setya Novanto, dan anggota DPR dari Fraksi Golkar Markus Nari. (osc/gil)