Berdasarkan hasil kesepakatan antara BURT dengan pemerintah sebelumnya, disepakati kenaikan anggaran dewan tahun 2018 sebesar Rp5,7 triliun. Anggaran akan dibagi untuk dua satuan kerja, yakni Satuan Kerja Dewan sebesar Rp4 triliun dan Satuan Kerja Sekretariat Jenderal DPR sebesar Rp1,7 triliun.
"Begini, yang kami ajukan itu Rp7,2 triliun. Itu semua anggaran, sudah kesetjenan, DPR, itu sudah semua kebutuhan. Kemarin yang dikabulkan Rp5,7 triliun nanti kan kita rapat lagi. Masa pemerintah mau DPR-nya keleleran," kata Anton di Gedung DPR, Jakarta, Senin (14/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pokoknya kami minta alokasi dana Rp7,2 triliun untuk 2018," ujarnya.
Lihat juga:Anggaran DPR Diklaim Naik Rp5,7 Triliun |
Sebelumnya, Ketua Banggar DPR Aziz Syamsuddin mengaku masih menunggu surat tembusan dari BURT dan Kesetjenan DPR sebagai pengusul anggaran. Dia menyatakan tidak mengetahui alokasi penambahan anggaran yang salah satunya disebut untuk penataan kawasan DPR tersebut.
Meskipun demikian, Aziz mengakui bahwa untuk penataan kawasan DPR dan pemerintah pernah menyetujuinya pada satu setengah tahun yang lalu dengan nilai mencapai Rp564 miliar.