"Alangkah anehnya kalau sekarang muncul ulama dengan pakaian ulama, tetapi ingin mengubah pancasila. Pasti bukan ulama Indonesia," kata Gatot saat Tausiah Kebangsaan memperingati HUT Ke-72 RI di kawasan Bundaran Tugu Muda Semarang, Jawa Tengah, seperti dikutip Antara, Senin (14/8).
Menurutnya, aneh jika ada ulama yang ingin mengubah Pancasila karena justru ulama yang merumuskan dan menyusun landasan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah dimotori para kiai, semua ikut. Kristen ikut, Katolik ikut, Buddha ikut," katanya.
"Ada yang tidak senang, berusaha memecah belah. Jangan mau terprovokasi," katanya.
Kata Gatot, ulama dan santri berperan dalam mewujudkan kehidupan berbangsa yang majemuk ini.