Sebagai seorang tokoh agama, mantan menteri, dan kader partai berideologi agama, menurut Tubagus, Tifatul seharusnya lebih menyadari doanya tersebut tidak diboleh diucapkan.
"Saya menyesalkan beliau (Tifatul) melakukan doa seperti itu," ujar Tubagus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (18/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tubagus menilai doa yang disampaikan Tifatul seharusnya berisi hal-hal baik. Ia pun berkata, setiap doa harus diungkapkan dengan rasa ikhlas dan khusyuk.
Lihat juga:Sindiran di Balik Doa untuk Jokowi |
Secara terpisah, Ketua MPR Zulkifli Hasan membenarkan, Tifatul telah menyerahkan naskah doa kepadanya sejak tiga hari sebelum acara. Namun, ia mengaku, dalam naskah doa itu tak ada 'agar Jokowi gemuk'.
“Ya kalau dilaporkan dengan yang dibacakan kan beda,” ujar Zulkifli di Gedung MPR, Jakarta.
Meski kecewa, Ketum PAN ini enggan membahas lebih jauh ucapan Tifatul tersebut. Ia hanya berharap, semua pihak yang menerima amanah untuk membaca doa kenegaraan harus lebih bijak.
“Jadi kita beginilah kalau acara-acara kenegaraan itu saya kira memang harus bijak. Kenapa sih tidak saling menyenangkan gitu,” ujarnya.
Dalam doanya tersebut, Tifatul meminta kepada Tuhan agar badan Jokowi digemukkan. Ia merasa tubuh Jokowi semakin kurus semenjak menjadi Presiden.
"Gemukkanlah badan beliau ya Allah. Karena kini terlihat semakin kurus," ujar Tifatul.