Demi mengembalikan fungsi trotoar sebagai area pejalan kaki, Djarot telah menginstruksikan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Yani Wahyu pada Kamis (17/7) malam di Balai Kota untuk mensterilkan trotoar dari segala aktivitas perdagangan dan parkir liar.
Djarot pun memerintahkan kepada Yani agar menyita KTP para pedagang itu untuk kemudian didata dan diperiksa, apakah yang bersangkutan mendapat fasilitas pendidikan dari Kartu Jakarta Pintar (KJP) ataupun fasilitas kesehatan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).
Lihat juga:Di Depok Hewan Kurban Dijual di Mal |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemprov DKI berharap dua tahun mendatang trotoar sudah rapi dan sistem transportasi di ibu kota kembali normal dengan banyaknya pilihan transportasi untuk publik.
Lihat juga:Cacing Di Dalam Hewan Kurban |
"Cukup besar kok lahannya, sampai 2.500 meter persegi. Jadi pasti bisa menampung banyak pedagang maupun hewan kurban," katanya saat dikonfirmasi, Jumat (18/8).
Dengan lapangan khusus itu, Bayu berharap tidak ada lagi pedagang yang tetap membandel berjualan di atas trotoar maupun taman kota yang akan mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya.
"Untuk antisipasi, kami akan pasang spanduk di wilayah yang dilarang berjualan hewan kurban seperti di atas trotoar, dan taman," ucapnya.