Novel Baswedan mengalami teror penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di kediamannya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada (11/4). Atas serangan itu, ia mengalami luka dan harus menjalani perawatan mata kiri di rumah sakit di Singapura.
Agus menyebut polisi telah melakukan pemeriksaan secara resmi terhadap penyidik senior KPK itu di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura. Dan, dirinya sudah mendapatkan pengakuan dari Novel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:KPK Endus Pencucian Uang Korupsi e-KTP |
"Kita tunggu saja, mudah-mudahan dalam waktu tidak begitu lama ada titik terang [kasus]," ujar Agus.
Tito mengatakan, akan mengklarifikasi semua hal yang dibeberkan Novel dalam pemeriksaan tersebut termasuk hal-hal yang dipertanyakan Novel seperti sketsa wajah, saksi yang memberikan keterangan sebagai sumber sketsa, dan teknis pengungkapan pelaku penyiram wajah.
"Hasil pemeriksaan ini nanti kita akan kembangkan untuk kita verifikasi," kata Tito dalam kesempatan yang sama.