Hermansyah mengaku belum berani tinggal di kediamannya di Depok, Jawa Barat, karena trauma tersebut. Pengakuan itu ia sampaikan kala hadir di perayaan ulang tahun ke-19 Front Pembela Islam, Sabtu (19/8).
"Saya sekarang di rumah yang aman di persembunyian dijaga TNI. Kalau anak, istri, di Depok tapi kadang juga ke rumah yang sekarang saya tempati sementara," kata Hermansyah di Stadion Kamal Muara, Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang paling saya rasakan (sakit) di bagian saraf, karena kan ada total sepuluh luka. Yang di kepala ini dokter tidak bisa sentuh, ini kepala kan motorik jadi ya begini tapi saya bersyukur masih diberi hidup, umur panjang," katanya.
Lihat juga:Di Balik Bingkai Foto Rizieq Shihab |
Penusukan yang menimpa Hermansyah terjadi ketika pakar telematika dari ITB itu hendak dijadikan saksi ahli Firza