Johannes sempat mengaku memiliki rekaman terkait proses pembahasan proyek e-KTP yang dilakukan sejumlah pihak. Dia mengklaim rekaman tersebut mencapai 500 gigabyte (GB).
"Ya itu nanti hubungan official kami dengan pejabat-pejabat di sana, dengan otoritas sana," kata Ketua KPK Agus Rahardjo usai menjadi pembicara dalam seminar di Kantor Lembaga Administrasi Negera (LAN), Jakarta, Senin (21/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita kerja sama dengan FBI kan lama banget, mulai kasus yang dulu salah satu Dirut Pertamina, ingat tidak? Jadi kerja sama sudah lama, bukan hanya sekarang," tuturnya.
Dalam surat dakwaan Andi Narogong, Johannes disebut turut diuntungkan dalam proyek e-KTP sebesar US$14,88 juta dan Rp25,24 miliar. Dia ikut masuk dalam Tim Fatmawati yang dibentuk Andi Narogong untuk menggarap proyek e-KTP.
Johannes tewas di rumahnya di kawasan Edinburgh Avenue -sebuah kawasan perumahan elite di Los Angeles, AS pada 10 Agustus 2017.
Otoritas Los Angeles menutup kasus Johannes dan menyatakan salah satu saksi kasus e-KTP itu bunuh diri dan tewas akibat luka tembak di kepala. Dia dinyatakan bunuh diri pada Kamis (10/8) menggunakan pistol yang dia tembakkan ke kepala.
Lihat juga:Kemlu: Johannes Marliem Warga Negara AS |
Kendati penyebab kematian telah diungkap dan kasusnya ditutup, namun LA County menyebutkan bahwa masih terdapat catatan penangguhan yang berbunyi, "menunggu penyelidikan tambahan". Tidak dijelaskan penyelidikan tambahan yang dimaksud.