Deddy mengatakan, telah beberapa kali melakukan komunikasi politik dengan PAN untuk membahas pencalonan dirinya sebagai gubernur.
Ia berharap, PAN bisa mengikuti jalan Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang sudah lebih dahulu menyatakan dukungan kepadanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Deddy mengatakan, kehadirannya ke Rakernas PAN bukan atas inisiatifnya. Ia mengaku diundang karena statusnya sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat.
"Mudah-mudahan bisa mengambil keputusan yang baik, apapun keputusannya," ujarnya.
Di sisi lain, Deddy mengaku sudah yakin Gerindra dan PKS konsisten mendukung dirinya untuk maju Pilgub Jabar berdampingan dengan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu.
Menurutnya, kepastian dukungan hanya tinggal menunggu waktu deklarasi yang akan dilakukan Gerindra dan PKS.
"Saya harap tidak ada perubahan. (Deklarasi) sedang diatur waktu yang tepat," ujar Deddy.
"Kalau secara resmi keputusan kami sudah terima dari masing-masing pimpinan partai di tingkat pusat sudah menyepakati bahwa Pak Deddy dan Saya yang maju," ujar Ahmad.
Ahmad mengaku, deklarasi dukungan Gerindra dan PKS sedianya akan dilakukan pada bulan depan.
Ia menambahkan, dirinya dan Deddy optimis akan menang dalam Pilgub Jabar meski nantinya hanya diusung dua partai. Ia yakin, Gerindra dan PKS memiliki mesin politik yang bisa membawa dirinya dan Deddy menang.
"Pak Aher sudah punya jejaring yang sangat luas setelah dua kali menjabat sebagai Gubernur dan beliau sendiri akan membantu Demiz (Deddy Mizwar)-Saikhu untuk meraih kemenangan itu," ujarnya. (djm/djm)