"Tol Brebes-Gringsing dalam tahap perbaikan sehingga belum bisa dipakai," kata Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian usai melakukan konferensi video terkait pengamanan Idul Adha di Markas Besar Polri, Jakarta, Rabu (23/8).
Tito mengatakan, Polri bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), serta Kementerian Perhubungan telah berkoordinasi untuk mengantisipasi kemacetan yang ditimbulkan akibat tidak beroperasinya tol fungsional Brebes-Gringsing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Empat flyover udah 100 persen selesai, jadi bisa digunakan dengan aman," kata dia.
"Di Medan, kapolda bilang tol yang belum diresmikan, di Kualanamu akan kami operasikan, akan dipakai h-2 sampai Idul Adha. Toilet akan disiagakan di area peristirahatan area," ujar Basuki.
Lihat juga:Arus Mudik Lebaran Idul Adha di Cikampek |
"Kami siapkan posko dan aktifkan kembali yang sudah kami bentuk waktu Idul Fitri. Apa yang kami lakukan di Idul Fitri kami hidupkan kembali pada Idul Adha. Natal dan tahun baru juga sama," ucap Basuki.
Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memperkirakan, titik kritis kemacetan akan terjadi di pintu keluar Brebes Timur (Brexit) lantaran ada proses perbaikan hingga Gringsing. Dia mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengn Polda Jawa Tengah untuk menyiapkan sistem rekayasa lalu lintas.
Pemerintah, lanjutnya, akan meminta penambahan armada di beberapa pelabuhan dan bandara. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya penumpukan penumpang yang berencana bepergian saat libur Lebaran Idul Adha.
"Khususnya flight, kami minta menambah penerbangan sehingga pada Kamis dan Minggu tidak ada penumpukan kendaraan," ujar dia. (has)