"Satu minggu setelah lebaran (Idul Fitri), anak saya bilang kalau ada orang yang mengikutinya waktu jajan ke Indomaret," kata Rina, saat berbincang bersama CNNIndonesia.com di kediamannya, di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Rabu (23/8).
Setiap tamu yang akan berkunjung wajib menunjukkan identitas maupun tanda pengenal seperti Kartu Tanda Penduduk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembeli Gamis
Sepekan sebelum kejadian teror penyiraman air keras terhadap Novel, kata Rina, seorang pria masuk ke dalam teras rumahnya dengan gelagat mencurigakan.
Padahal, menurut pemilik Emilda Boutique tersebut, sebagian besar calon pembeli yang datang ke butik miliknya selalu membuat janji lebih dulu sebelum berkunjung.
"Karena saya jualannya fokus di online. Jadi, mereka (calon pembeli) yang datang ke sini, biasanya memang bukan belanja saja, tapi sekalian ingin ketemu sama saya," kata ibu lima orang anak tersebut.
Saat ini, Novel masih menjalani perawatan di Singapura. Polisi telah memeriksa Novel, tapi belum dapat mengungkap pelaku penyiraman air keras. Polisi juga menyatakan belum mengetahui keberadaan pria mencurigakan sempat tertangkap dalam rekaman kamera tersembunyi yang dipasang di rumah Novel.