Ketua PPATK, Kiagus Ahmad Badaruddin menyebut, miliaran dana umroh yang masuk ke rekening perusahaan jasa perjalanan yang masuk sejak 2011 lalu telah disalurkan ke untuk kepentingan perusahaan hingga kebutuhan pribadi.
Salah satunya pembelian aset-aset mewah, seperti rumah mewah dan belasan kendaraan milik bos travel itu.
"Kita telusuri, dana yang masuk ke rekening mereka itu digunakan untuk berbagai macam keperluan. Bahkan dana jalan-jalan ke London, Amerika, misalnya dari dana yang sama," kata Kiagus saat ditemui di Gedung PPATK, Kamis (24/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, dia juga menyebut tak sedikit dana itu dibelanjakan untuk investasi dan biaya perjalanan yang tidak berhubungan dengan kepentingan perusahaan.
Terkait total dana yang masuk sejak 2011, menurut Kiagus berkisar hingga angka triliunan rupiah. Namun, dana tersebut menurutnya telah disalurkan ke beberapa rekening, baik berbentuk vallas maupun rupiah.
Lebih lanjut, PPATK sendiri menurut Kiagus telah membekukan dana yang ada di rekening milik PT First Travel. Sejak menemukan ada indikasi penipuan sesuai dengan yang dinyatakan oleh pihak kepolisian. PPATK pun kata dia, langsung mengambil tindakan dengan menahan dana yang ada di rekening PT First Travel.
"Tindakan, kita sudah lakukan penahanan (dana) pembekuan yah," kata dia.
(asa)