"Karena yang bersangkutan tidak mungkin kita desak ingat semuanya. Dia bingung, dia ingat jumlah sekian, 33 tas ini masih bingung," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (24/8).
Basaria mengungkapkan, 33 tas itu berisi uang dalam pecahan mata uang rupiah, dolar Amerika, poundsterling, euro dan ringgit Malaysia senilai total Rp18,9 miliar. Ia menyatakan, pihaknya saat ini tengah mendalami uang di 33 tas milik anak buah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Basaria mengungkapkan sampai saat ini, pihaknya belum bisa merinci dari mana saja sumber uang yang ditimbun Tonny. Pasalnya, kata dia, Tonny belum bisa mengingat semua dari mana uang tersebut berasal.
KPK sudah secara resmi menetapkan Tonny dan Adiputra sebagai tersangka suap terkait perizinan dan pengadaan proyek-proyek barang dan jasa di lingkungan Ditjen Hubla Kemenhub tahun 2016-2017.