Pengelola jalan tol Jakarta-Cikampek, Jasa Marga mengantisipasi kemacetan dengan menambah gardu operasi pada Gerbang Tol Cikarang Utama.
"Dari yang awalnya 13 gardu masuk menjadi 20 gardu, dan dari 21 gardu keluar menjadi 31 gardu," kata Juru Bicara Jasa Marga Dwimawan Heru dalam keterangan tertulisnya, Kamis (31/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peningkatan juga diperkirakan akan terjadi pada beberapa ruas seperti di Jalan Tol Jagorawi, Cipularang dan Padaleunyi.
"Pengaturan arus kendaraan seperti pengalihan lalu lintas ke Gerbang Tol Kalimalang 2 di saat terjadi kepadatan di Cikunir, pengalihan lalu lintas ke Gerbang Tol Cikarang Barat 3 dan masuk kembali ke Gerbang Tol Cikarang Barat 1 serta buka tutup Gerbang Tol Cikarang Utama secara situasional," ujar Heru.
Jasa Marga juga bakal meningkatkan kapasitas lajur dengan rekayasa lalu lintas. Caranya, melakukan sistem buka tutup rest area dan kantong parkir (parking bay) di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.
Selain itu, Jasa Marga juga akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk memberlakukan contraflow di Ruas Tol Jakarta-Cikampek di sekitar rest area yaitu Km 29-Km 41, Km 57+800-Km 62+400 arah Cikampek.
Selama libur Idul Adha, Jasa Marga akan memberikan insentif penggunaaan uang elektronik di jalan tol dengan cara memberikan diskon pada seluruh ruas jalan tol perseroan dan kelompok usahanya.
"Diskon berlaku sebesar 10 persen untuk periode 28 Agustus hingga 3 September 2017 di wilayah Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi-Bandung," kata Heru.