"Arus balik ini akan lebih didominasi masyarakat dari arah Jawa Barat menuju Jakarta daripada Jawa Tengah," kata AVP Corporate Communication Jasa Marga Dwimawan Heru, di Bekasi, Sabtu (3/9).
Petugas Jasa Marga Jakarta-Cikampek, kata Dwimawan, telah mempersiapkan antisipasi peningkatan lalu lintas di Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama dengan melakukan upaya seperti memaksimalkan 31 gardu operasional menuju Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas setelah GT Cikarang Utama menuju Jakarta, petugas akan berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk melakukan contraflow atau pembukaan satu ruas jalan dari arah berlawanan.
Heru menjelaskan, petugas akan berada pada titik-titik kerawanan kemacetan dan melakukan berbagai cara agar kelancaran ruas tol dapat teratasi dengan cepat.
Pihaknya lebih memaksimalkan pelayanan maupun mengutamakan keselamatan lalu lintas tol agar tidak terjadi sesuatu hal, di antaranya melakukan perbaikan pada kendaraan, menyediakan makanan, dan lain sebagainya.