PUPR Rilis Peta Gempa Baru, Titik Sesar Bertambah Jadi 295

Dinda Audriene Muthmainah , CNN Indonesia | Senin, 04/09/2017 13:14 WIB
PUPR Rilis Peta Gempa Baru, Titik Sesar Bertambah Jadi 295 Ilustrasi. (Thinkstock/Petrovich9)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperbaharui Peta Gempa 2010 dengan merilis Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia. Hal ini bertujuan meningkatkan persiapan masyarakat dalam menghadapi bencana.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyebut pembaruan peta gempa tersebut juga akan berguna bagi pembangunan infrastruktur yang tengah gencar dilakukan pemerintah. Pasalnya, pembangunan akan lebih hati-hati seiring dengan adanya penambahan sesar.

"Di peta 2010 sesar aktif yang masih bergerak sebanyak 81 sesar. Dan sekarang ini ditemukan ada 295 sesar aktif," papar Basuki, Senin (4/9).
Namun, Basuki menegaskan, bertambahnya sesar aktif bukan berarti pembangunan infrastruktur akan terhambat. Proyek infrastruktur tetap bisa dilakukan dengan metodologi yang lebih hati-hati.

"Jadi ini bukan berarti tidak boleh dibangun. Dengan adanya data ini, orang-orang sipil yang merencanakan, faktor keselamatannya akan dinaikan," sambung Basuki.

Pembangunan Bandara

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengakui, peta gempa yang diperbarui tersebut akan bermanfaat untuk pembangunan bandar udara (bandara).

"Sedapat mungkin kami cari tempat-tempat yang tidak ada sesarnya supaya nanti badan dari bandara tadi tidak patah jika ada gempa bumi," terang Agus.

Menurutnya, peta itu juga berguna untuk mempersiapkan mitigasi risiko untuk bandara yang berada di lokasi sesar. Tak hanya risiko gempa bumi, pihaknya juga telah mempertimbangkan risiko terjadinya tsunami.

"Dengan ada yang baru, kami bisa pakai data ini. Apalagi membangun dari pinggiran, pinggiran itu banyak yang bukit-bukit dan sebagainya," pungkas Agus.