Menurut Farhat, berdasarkan pengakuan Miryam ke Elza, dia tak merasa diancam penyidik KPK namun dari teman-temannya di DPR.
"Justru kalau cerita bu Elza, bu Yani (panggilan Miryam S Haryani) enggak tertekan sama KPK. Justru tertekan sama teman-teman di dewan," kata Farhat di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (4/9).
Farhat dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan Miryam, terdakwa memberikan keterangan palsu dalam persidangan kasus e-KTP Irman dan Sugiharto.
Menurut Farhat, Miryam pernah mendatangi kantor Elza untuk membicarakan kasus e-KTP. Kala itu, Miryam sempat mengutarakan niatnya mencabut Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
Dalam keterangan Miryam saat diperiksa penyidik KPK, anggota DPR dari Fraksi Hanura itu mengakui menerima uang dari proyek e-KTP dan kemudian diserahkan pada anggota DPR lainnya.
Namun saat bersaksi di persidangan terdakwa Irman dan Sugiharto, Miryam S Haryani mencabut seluruh BAP-nya. Dia mengklaim tertekan selama diperiksa penyidik KPK, sehingga memberikan keterangan ala kadarnya.
Pencabutan BAP Miryam S Haryani terungkap. Tujuannya agar aliran dana korupsi e-KTP ke DPR tidak terlihat. (Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan) |
Farhat mengatakan, berdasarkan hasil diskusi dengan Elza, pencabutan BAP yang dilakukan Miryam itu ditenggarai karena ada tekanan dari anggota DPR terkait kasus korupsi e-KTP tersebut. Terlebih kerugian negara dalam proyek itu mencapai Rp2,3 triliun.
Selain karena adanya tekanan itu, Farhat menilai pencabutan BAP yang dilakukan Miryam untuk memutus mata rantai pemeriksaan yang telah dilakukan KPK. Apalagi, Miryam mengetahui banyak soal bagi-bagi uang korupsi e-KTP kepada anggota DPR lainnya.
"Jadi mereka berpikir kalau ini semua dicabut putus semua. Karena yang mengetahui aliran dana dan kepada siapa dibagikan itu Ibu Miryam. Makannya dia cabut," tutur Farhat.
Farhat memastikan sebagaimana cerita Elza tentang tekanan dari anggota DPR itu tidak ada nama lainnya. "Bu Miryam ceritakan ke bu Elza, tidak ada nama lain yang disebut di situ," tuturnya.
Elza saat dihadirkan sebagai saksi pada sidang Miryam sebelumnya membenarkan bila ada anggota DPR yang menekan Miryam. Namun terkait dengan Setnov, Miryam S Haryani merivisinya. Elza mengaku lupa apakah Setnov ada dalam pertemuan itu.
Pencabutan BAP Miryam S Haryani terungkap. Tujuannya agar aliran dana korupsi e-KTP ke DPR tidak terlihat. (Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)