Dalam sidang di Gedung Mahkamah Konstitusi tersebut Farid sempat menyinggung tentang tuduhan ideologi khilafah
"Khilafah sebagai ideologi dan ini dituduhkan pemerintah tanpa bertanya kepada kita," kata Farid di hadapan majelis hakim konstitusi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menjawab itu, Farid pun menyampaikan Hizbut Tahrir tidak bisa diartikan sebagai partai. Farid menjelaskan, Hizbut Tahrir berasal dari kata al hizb dan at tahrir. Al hizb, kata Farid dapat diartikan sebagai kelompok atau partai.
Kata at tahrir, lanjutnya diartikan sebagai pembebasan. HTI menurut Farid berdiri untuk membebaskan manusia untuk hanya menyembah kepada Allah dan tunduk pada syariat Islam. Farid menegaskan HTI juga berjuang dalam membebaskan dari penjajahan kapitalisme dan liberalisme yang terjadi di negara Islam.
"Karena kita seorang muslim dan berkumpul, kita menawarkan solusi untuk membebaskan negeri-negeri Islam termasuk Indonesia dari penjajahan," ujarnya.
"Jadi ini bagian dari keimanan kami dan bagaimana mungkin bagian dari keimanan kami dihubungi, padahal negeri ini menjamin kebebasan berkeyakinan dan beragama," kata Farid.
Infografis sejarah singkat keberadaan Hizbut Tahrir di dunia. (CNN Indonesia/Laudy Gracivia) |
Infografis sejarah singkat keberadaan Hizbut Tahrir di dunia. (CNN Indonesia/Laudy Gracivia)