Jumlah tersebut merupakan 97,93 persen dari total seluruh masyarakat Indonesia yang buta huruf.
Sebelumnya, masyarakat buta aksara di Indonesia mencapai angka 165.057.633 orang yang terdiri dari kalangan usia 15-59 tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan data yang dihimpun dari BPS dan Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud, penduduk Indonesia yang masih buta aksara tinggal sekitar 2,07 persen atau 3,4 juta orang.
"Di sini perlu peran pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk bersama-sama dalam penuntasan buta aksara," ungkap Harris.
Harris juga mendorong seluruh masyarakat untuk ikut peduli terhadap mereka yang masih belum mampu membaca.
Mengenai HAI tahun 2017, UNESCO mengusung tema Literacy in a Digital World. Kemendikbud sendiri menerjemahkan tema tersebut menjadi Membangun Budaya Literasi di Era Digital.
Kemendikbud juga menghelat rangkaian acara dalam rangka memperingati HAI tahun ini. Acara-acara yang digelar berupa pameran pendidikan dan kebudayaan hingga pemberian anugerah aksara, hingga pemberian pemghargaan pemenang lomba keaksaraan.
Rangkaiam acara itu dilangsungkan di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat pada tanggal 6-9 September. (al/kid)