Seperti halnya yang terjadi di Lapangan Brigif 15 Kujang II, Kota Cimahi, Senin (11/9/2017) sore. Ketika itu, Jokowi hadir dalam acara pembagian
5.492 sertifikat tanah bagi masyarakat wilayah Bandung Raya.
Tiba gilirannya Jokowi meminta warga yang hadir untuk maju ke panggung. Salah satu syarat warga yang bisa maju ke panggunga dalah yang berusia di atas 70 tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia sempat berbincang ringan sesaat dengan Jokowi seputar sertifikat tanah miliknya. Setelah perbincangan itu, biasanya Presiden akan mulai dengan pertanyaan-pertanyaan seputar nama provinsi, nama kota, atau sila-sila Pancasila sebagai syarat didapatkannya sepeda.
tanya, Pak. Saya tidak sekolah pak," ucap Sugiyarti.
terima kasih bu, silakan," kata Jokowi, mempersilakannya turun dari podium.
Curi Pandang
Menariknya, Sugiyarti tak langsung kembali ke tempat duduknya. Ia berhenti saat melintas di dekat deretan sepeda Jokowi terparkir. Sesekali ia
curi pandang ke sepeda dan Jokowi. Raut bingung tergambar dari wajahnya.
Pasalnya, dua orang yang maju ke podiom sebelumnya, Arifin dan Gumilar, langsung ditawarkan sepeda setelah turun dari panggung. Bedanya, kedua orang itu sudah menjawab pertanyaan dari Jokowi masing-masing tentang hafalan sila-sila Pancasila dan tujuh pulau di Indonesia.
Acara ini sendiri merupakan upaya Pemerintah dalam mengejar target sertifikasi 5 juta hektare tanah. Tahun berikutnya, target ditingkatkan
menjadi 7 juta haktare tanah, dan di periode terakhir target mencapai 7 hekatare.
Di Jawa Barat sendiri, kata Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil, sertifikasi baru mencapai 32 persen bidang tanah. Namun,
Sofyan menjanjikan tahun ini ia berupaya menyelesaikan sertifikasi itu hingga 100 persen atau 19,852 juta bidang tanah. (arh/asa)