"Untuk lebih jelasnya tentang Bu Asma Dewi, Insya Allah, hari Kamis tanggal 14 September kita akan bikin konferensi pers," kata Koordinator Tamasya Almaidah, Ansufri Idrus Sambo melalui pesan singkatnya kepada CNN Indonesia.com, Rabu (13/9).
Asma Dewi yang menjadi panitia Tamasya Almaidah ditangkap Direktorat Cyber Badan Reserse Kriminal Polri, Jumat (8/9) di Komplek Angkatan Kepolisian Republik Indonesia (AKRI), Jakarta Selatan. Asma diketahui merupakan seorang rumah tangga. Polisi hingga kini masih memeriksa Asma.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aldwin mengatakan, berdasarkan penuturan rekan-rekannya yang mendampingi Asma, selama ini Asma tidak pernah mengenal pengelola Saracen.
Ketika ditanya tentang sosok Asma Dewi, Aldwin mengaku tidak mengenal Asma secara dekat. "Setahu saya dia ibu rumah tangga, saya tidak terlalu mengenal, hanya pernah melihatnya dalam beberapa event," kata dia.
Asma Dewi menjadi perhatian publik, setelah kasus dugaan transfer Rp75 juta ke grup Saracen diungkap ke publik.
Terkait foto Asma dengan Prabowo Subianto, Gerindra mengatakan, foto tersebut, merupakan foto biasa. Partai berlambang kepala burung garuda itu menegaskan, Asma Dewi bukanlah kader Gerindra.
"Pak Prabowo itu kan public figure, siapa saja bisa foto dengan dia. Kami tidak mengenal Asma Dewi, mungkin ngaku-ngaku saja," kata Wakil Ketua Umum Gerindra Arif Poyuono kepada CNN Indonesia.com.
Dia meminta agar polisi mengusut tuntas kasus dugaan kebencian yang diduga melibatkan Asma Dewi dan sindikat Saracen. "Usut saja," katanya.