Fahira menilai penyelidikan kasus Asma Dewi mengarah pada upaya mengaitkannya dengan tokoh politik tertentu, namun ia enggan menyebutkan siapa tokoh politik yang dimaksudnya tersebut.
"Saya harap polisi bisa bekerja profesional dan transparan, terutama penyidik jangan mengaitkan dengan tokoh-tokoh yang tidak ada hubungannya," ujarnya di luar Rutan Narkoba Polda Metro Jaya, Rabu (13/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Asma Dewi juga diduga menebar kebencian di Facebook. Dalam proses hukumnya Asma Dewi didampingi oleh tim hukum dari Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar).
"Yang saya lihat dan baca dari pernyataan dia itu, hanya menyampaikan opini. Jadi bukan untuk membenturkan siapapun. Itu harus ditelaah lagi," ucapnya.
"Saya kebetulan Ketua Umum dari Bang Japar dan LBH Bang Japar yang menangani kasusnya Ibu Asma Dewi. Keterangan dari adiknya, tidak mungkin beliau memiliki uang sebanyak itu," tuturnya.
Tim hukum Bang Japar sampai saat ini masih menunggu Laporan Hasil Analisis yang dikeluarkan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan.
Laporan itu nantinya berguna untuk mengetahui kebenaran soal dugaan transfer uang dari Asma Dewi kepada Saracen.