Sebagai sesama kader Golkar, Nurul Arifin, berharap koleganya itu tak terjerat narkoba.
"Kami prihatin mendengar berita ini. Kami tunggu kebenaran peristiwanya. Jangan sampai menjadi fitnah. Mungkin saja yang bersangkutan hanya ada pada waktu dan tempat yang salah," kata Nurul Arifin lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Kamis (14/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indra, politisi kelahiran Pariaman, Sumatera Barat itu diduga ditangkap saat berada di Room Opal Diamind Karaoke, Tamansari, Jakarta Barat.
"Inisial IJP, RF dan MIJ, tes urine awal positif, diduga jenis sabu," ucapnya.
Dalam penangkapan itu polisi mengamankan barang bukti berupa satu set bong dan cangkong bekas pakai, satu plastik bekas pakai dan satu korek gas.
Saat ini, ketiga orang tersebut telah diamankan di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.