logo CNN Indonesia

Djarot Janji Kebut Bangun 100 RPTRA Sebelum Lengser

, CNN Indonesia
Djarot Janji Kebut Bangun 100 RPTRA Sebelum Lengser RPTRA Kalijodo adalah salah satu proyek pembangunan yang identik dengan pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat. (CNN Indonesia/Elise Dwi Ratnasari)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat berjanji menyelesaikan beberapa proyek pembangunan sebelum masa jabatannya berakhir 15 Oktober mendatang, termasuk di antaranya pembangunan 100 Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA).

Djarot pun menyebut, tak ingin meninggalkan pekerjaan rumah pembangunan infrastruktur pada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI yang baru.

"Kami akan selesaikan pembangunan 100 RPTRA. Dikebut satu bulan ke depan," kata Djarot di kawasan Balai Kota, Jakarta, Kamis (14/9).

Pembangunan RPTRA sendiri identik dengan kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang kemudian diteruskan oleh Djarot, setelah Ahok divonis masuk penjara karena kasus pencemaran agama.

Hingga Mei 2017, Pemprov DKI Jakarta sudah membangun 187 RPTRA dari dana tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) dan akan membangun 100 lagi menggunakan dana APBD.

Dari antara RPTRA-RPTRA itu, Kalijodo menjadi salah satu yang paling disorot karena diawali penggusuran hunian sebelum diubah menjadi ruang terbuka hijau. Satu janji lain yang ingin dituntaskan Djarot di Kalijodo adalah pembangunan Masjid Jami Al-Mubarokah.

“Peresmian Masjid di Kalijodo ini merupakan janji Pak Ahok dan saya kepada warga Kalijodo pada saat itu. Kami mau selesaikan semuanya biar tidak ada pekerjaan rumah untuk Gubernur selanjutnya," kata Djarot di kawasan Balai Kota, Jakarta, Kamis (14/9).

Selain RPTRA, proyek pembangunan lain yang dikebut adalah revitalisasi MRT Fase I dan pembangunan lokasi binaan pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Cengkeh.

Selain itu, dia juga menargetkan revitalisasi Taman Ismail Marzuki segera diselesaikan, serta mematangkan sistem pengelolaan keuangan daerah dan memberlakukan berbagai kartu uang elektronik dengan membangun pusat perbelanjaan publik.

"Jadi kami tidak meninggalkan PR apapun. Mungkin MRT (Mass Rapid Transportation) dan LRT (Light Rail Transit) itu kota tinggalkan, karena memang tidak bisa dong dikebut selesai satu bulan," kata dia.
(vws)

0 Komentar
Terpopuler
CNN Video