"Menonton film yang lama atau bikin film baru sesuai perkembangan zaman silahkan saja. Ini untuk pembelajaran sejarah, saya kira penting," kata Zulkifli di sela kunjungan kerjanya di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (19/9) seperti dikutip dari Antara.
Lihat juga:Isu PKI, Saat 'Hantu' Lama Bersemi Kembali |
Zulkifli mengatakan dengan menonton film terkait peristiwa yang lalu melatarbelakangi peringatan hari Kesaktian Pancasila itu, masyarakat dapat mengambil pelajaran dari peristiwa kelam tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Video CNN]
“Akan lebih baik kalau ada versi yang paling baru, agar lebih kekinian, bisa masuk ke generasi-generasi milenial,” katanya seperti dilansir dari laman resmi Sekretariat Negara.
Film Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI dirilis pada 1984 silam itu disutradarai Arifin C Noer. Film itu disebut melibatkan lebih dari 10 ribu pemain dan figuran. Saat orde baru berkuasa, setiap malam 30 September, ada pemutaran serentak film G 30 S PKI di layar televisi. Pascareformasi 1998 kewajiban pemutaran film itu dihentikan.