Menurut Gatot, kunjungannya ke makam Soeharto merupakan bentuk penghormatan kepada pemimpin bangsa terdahulu.
"Sosok Jenderal Besar H. M. Soeharto adalah seorang Perwira yang selalu sukses dalam setiap penugasan, sehingga menjadi panutan dan teladan bagi prajurit-prajurit TNI," ujar Gatot, seperti dikutip dari keterangan tertulis Puspen TNI, Selasa (19/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejak perjuangannya hingga sampai menjadi Presiden," katanya.
Lihat juga:Alasan Panglima TNI Gelar Nobar G-30S/PKI |
Sebelum berziarah ke makam Soeharto, Gatot bersama Kepala Staf Angkatan dan para Asisten Panglima TNI telah berziarah ke makam Presiden ke-1 RI Soekarno di Bendogerit, Blitar dan makam Gus Dur di Tebu Ireng Jombang, Jawa Timur.
Rencananya, Gatot dan rombongan juga akan berziarah ke Taman Makam Pahlawan prajurit-prajurit TNI di Dili dan Baucau, Rabu (20/9). Dua wilayah yang dulu masuk wilayah NKRI itu kini sudah menjadi bagian Timor Leste.
Gatot mengatakan, para prajurit TNI yang dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Dili dan Baucau adalah prajurit yang gugur dalam melaksanakan tugas dengan ketulusan bahkan rela berkorban sampai nyawa mereka melayang.
"Ziarah ke Dili dan Baucau menunjukkan bahwa TNI sebagai institusi tidak melupakan prajurit-prajurit terbaik yang gugur dan dimakamkan di sana, karena tidak sempat dibawa pulang ke kampung halamannya, bahkan sampai sekarang banyak keluarga mereka yang tidak tahu di mana makamnya," ujar Gatot.