"Dengan semua (partai) kita berkomunikasi, hanya yang paling intens itu dengan PDIP dan Hanura. Kami terbuka dengan semua partai politik yang ada di Jawa Barat," kata Dedi, Rabu (20/9) seperti dikutip dari Antara.
"Jadi, koalisi itu tidak hanya untuk kepentingan pilgub (pemilihan gubernur). Tapi juga untuk kepentingan pilkada di kabupaten/kota," ujar Dedi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlepas dari dinamika yang saat ini berkembang, Dedi mengatakan saat ini pihaknya menekankan pada konsolidasi internal dan penguatan basis secara eksternal.
"Kita utamakan soliditas, sehingga output yang dihasilkan adalah Partai Golkar di Jawa Barat saat ini lebih baik dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia. Elektabilitas partai tetap terjaga, daerah lain ada penurunan tajam," katanya.
"Coba baca lagi tidak ada pernyataan dukungan, yang ada hanya membuka komunikasi kan," ujar Dedi.
Di sisi lain, Dedi yang menjabat sebagai Bupati Purwakarta itu mengakui Golkar sampai saat ini belum memutuskan calon gubernur yang akan diusung di Pilgub Jabar. Ia mengatakan, partainya lebih fokus membahas Pilkada di 16 Kabupaten/Kota di Jawa Barat.
"Belum ada keputusan apapun hari ini, di DPP sendiri belum membahas pilkada Jabar, tapi lebih dulu membahas pilkada kabupaten dan kota," ujar Dedi.