“Sangat mungkin [lapor polisi]. Kami akan segera ambil langkah hukum. Peristiwa perusakan ini harus ditindaklanjuti, kami tidak boleh diam,” ucap Alghifari saat ditemui di Gedung LBH Jakarta, Minggu (24/9).
Alghifari mengatakan, LBH bersama sejumlah koalisi masyarakat sipil lainnya termasuk serikat buruh tengah mengumpulkan fakta untuk melengkapi bukti-bukti dasar pelaporan kepada polisi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Jangan bebankan pembuktian kasus pidana kepada korban. Ini logika yang aneh di mana seharusnya polisi yang punya kewenangan dan kewajiban membuktikan dengan mengumpulkan fakta suatu tindak pidana,” ujarnya.
Sasaran Politik
Algifari membantah seluruh tudingan tersebut. Dia mengatakan lembaganya hanya menjadi korban berita palsu atau hoax.
Polisi berjaga di kantor LBH Jakarta saat gedung tersebut dikepung massa anti-PKI. (CNN Indonesia/Prima Gumilang) |
Alghifari bahkan menganggap LBH telah menjadi sasaran serangan sistematis dalam permainan politik oleh suatu pihak untuk keuntungan kelompok tertentu.
“Ini bukan serangan ke LBH saja tapi saya rasa ada permainan politik tingkat tinggi yang menjadikan LBH sebagai ring tinju mereka. Mereka menjadikan LBH jadi pintu masuk untuk melakukan manuver politik,” ujar Alghifari.
Alghifari menuntut pemerintah khususnya aparat penegak hukum untuk mengusut aktor intelektual yang menjadi otak pengepungan dan penyerangan kantornya.
Sebab, Alghifari menganggap serangan pada pekan lalu itu merupakan serangan sistematis, terstruktur, dan terencana.
“Ini tampak dalam pergerakan massa yang teroganisir,” ujarnya.
Polisi berjaga di kantor LBH Jakarta saat gedung tersebut dikepung massa anti-PKI. (CNN Indonesia/Prima Gumilang)