Sosiolog dari Universitas Nasional Sigit Rochadi mengatakan, Indonesia sejak lama mengenal praktik prostitusi dengan bungkus nikah siri ataupun kawin kontrak. Sejumlah daerah dengan kebanyakan penduduknya berada di bawah garis kemiskinan diketahui menjadi tempat subur praktik itu.
Lihat juga:Kontroversi Situs Nikah Sirri Online |
"Aris melembagakan itu dengan menawarkan secara terbuka. Fenomena ini bergeser dari persoalan keterbelakangan, mengarah pada persoalan memfasilitasi gaya hidup orang yang punya uang," kata Sigit saat berbincang dengan CNNIndonesia.com, Senin (25/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, perempuan yang bertindak sebagai mitra Nikahsirri.com termotivasi untuk mendapatkan penghasilan tinggi dan menjalani gaya hidup yang materialistis. Nikahsirri.com memfasilitasi dua sisi kebutuhan ini.
"Kalau dulu larinya ke panti pijat, tapi dikejar polisi. Sekarang mereka lari ke Internet dan terselubung," kata dia.
Nikahsirri.com dinilai memperluas pasar kawin kontrak bagi kelas menengah. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan) |
Bukan Faktor Agama
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto, di Jakarta, pada Minggu (24/9), mengakui, modus nikah siri merupakan merupakan bentuk pernikahan secara agama.
Namun, hal itu bertentangan dengan agama dan UU Perkawinan jika semata demi kepuasan biologis dan materi semata.
"Belakangan, nikah siri bukan karena agama namun justru karena sejumlah faktor, diantaranya; faktor ekonomi, kepuasan seksual, wisata, bahkan fatalnya, juga ditemukan kasus prostitusi atas nama nikah siri. Ini merupakan bentuk deligitimasi agama," cetusnya, seperti dikutip dari Antara.
Nikahsirri.com mulai didirikan oleh Aris Wahyudi (49) pada 19 September 2017.
Aris mengklaim kehadiran Nikahsirri.com bertujuan untuk membantu pemerintah dalam memberantas kemiskinan.
Salah satu caranya, memfasilitasi nikah siri dengan janda atau perempuan yang masih perawan. Pemilik situs pun memasang syarat 14 tahun untuk seorang perempuan untuk bisa bergabung sebagai mitra. (arh/asa)
Nikahsirri.com dinilai memperluas pasar kawin kontrak bagi kelas menengah. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)