"Ada penurunan jumlah gempa sejak dua hari lalu sesuai hasil pencatatan di posko pemantauan," kata Kepala Bidang Mitigasi Gunungapi PVMBG Gede Suantika di Pos Pengamatan Gunungapi Agung di Desa Rendang, Karangasem, seperti dikutip dari Antara, Senin (2/10).
Namun, menurutnya, meskipun mengalami penurunan aktivitas kegempaan, kualitas gempa masing tergolong tinggi. Status gunung api tertinggi di Pulau Dewata itu masih awas atau pada level empat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PVMBG mencatat aktivitas kegempaan Gunung Agung pada (2/10) Pukul 06.00 sampai 12.00 WITA mencapai 88 kali. Jumlah aktivitas gempa itu menurun drastis dibandingkan Kamis (21/9). Saat itu, pos pengamatan Gunung Agung, merekam 563 kali gempa vulkanik dalam, dan delapan kali gempa vulkanik dangkal.
139.945 Pengungsi
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, hingga saat ini jumlah pengungsi Gunung Agung mencapai 139.945. Para pengungsi itu tersebar di 419 titik pengungsian.
BNPB merinci, pengungsi di Kabupaten Jembrana mencapai 420 orang, Kabupaten Badung 6.747 orang, Kabupaten Tabanan 4.552.
Pengungsi di Kota Denpasar 13.014 orang, Gianyar, 13.123 orang, Bangli 11.921 orang.
Di Kabupaten Buleleng, 16.901 orang, Kabupaten Klungkung 22.723, dan terbanyak di Kabupaten Karang Asem sebanyak 50.544 orang.
[Gambas:Video CNN]