"Sampai hari ini belum masuk karena masih recovery. Sampai hari ini belum aktif," ujar Pelaksana Tugas Sekjen DPR Damayanti di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (6/10).
Meski demikian, Damayanti menyebut Novanto sudah dapat menandatangi surat-surat penting DPR yang sifatnya mendesak. Surat itu diberikan kepada ajudannya dan diserahkan kepada Novanto untuk ditandatangani.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang ada beberapa surat yang sifatnya mendesak. Beliau bisa sebagian menandatangani, misal Surat Keputusan," ujarnya.
Damayanti mengklaim, belum beraktivitasnya Ketua Umum Partai Golkar tersebut bukan berarti jalannya roda kerja legislasi di DPR terganggu. Ada empat pimpinan DPR yang masih dapat menggantikan segala tugas Novanto sampai saat ini.
Lebih dari itu, Damayanti mengaku belum bisa memastikan kapan Novanto akan kembali bertugas. Namun, pihaknya setiap saat berkomunikasi dengan pihak Novanto untuk memastikan kapan kembali bertugas.
Setya Novanto dibawa di RS Premier Jatinegara, pada Senin (18/9) karena disebut mengidap pengapuran jantung dan sinus.
Ia sebelumnya sempat dirawat di RS Siloam MRCCC Semanggi selama sepekan akibat penyakit vertigo dan ginjal.
Lihat juga:KPK Pelan-pelan Jerat Ulang Novanto |
Selain jantung, vertigo, dan ginjal, Novanto dikabarkan juga mengidap gejala tumor di tenggorokan. Penyakit itu disebut koleganya, Burhan Djabir usai menjenguknya.
Kepulangan Novanto dari RS Premier tak lama setelah menang praperadilan atas penetapan dirinya sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP.