"Memang betul ada informasi kejadian seperti itu dan kalau melihat nomor mobilnya, itu plat nomor satuan jajaran TNI AD. Tetapi hasil konfirmasi saya bahwa nama pelaku a.n DR. Dr Anwari,SH,Sp.KFR,MARS,MH, tidak ada di jajaran TNI AD," kata Denny saat dihubungi CNNIndonesia.com, Sabtu (7/10) sore.
Denny mengatakan, pelaku memiliki istri yang bekerja sebagai dokter spesialis anak dan tercatat sebagai PNS di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta. Tetapi ia menegaskan bahwa apa yang dilakukan pelaku tidak ada kaitannya dengan institusi TNI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau ada prajurit TNI AD yang bersikap dan bertindak di luar kepantasan sehingga menyalahi aturan, maka saya pastikan itu diproses dan dikenai sanksi sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku."
Dalam rekaman itu seorang petugas parkir terekam mendapat pukulan dari seorang pria tepat di pintu masuk parkir. Pemukulan diduga menyangkut biaya parkir yang ditagih oleh sang petugas.
CNNIndonesia.com menghubungi kepolisian sektor Kebayoran Lama dan Mal Gandaria City untuk mengkonfirmasi rekaman video tersebut, namun kedua pihak tidak mengangkat telepon.
[Gambas:Youtube]