Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, Sunarto tiba di Gedung Merah Putih milik KPK pada pukul 18.40 WIB.
Saat ditanya perihal OTT terhadap Ketua PT Sulawesi Utara, Sunarto enggan berkomentar banyak. Ia hanya menyebut, OTT tersebut bagian dari upaya reformasi di tubuh MA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menjaring Kepala Pengadilan Tinggi Sulawesi Utara, OTT KPK juga disebut berhasil menangkap empat orang lain, termasuk seorang yang diduga anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI.
MA sebelumnya mengakui tugas hakim saat ini semakin berat dan rentan dengan praktik suap dan korupsi. Untuk itu, Mahkamah Agung (MA) semakin selektif memilih calon hakim, terutama calon hakim agung pada seleksi penerimaan PNS tahun ini.
Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat MA, Abdullah mengatakan, hakim berpotensi dimanfaatkan pihak lain dengan cara memberi suap. Oleh karena itu seleksi para calon hakim nantinya tak hanya dinilai dari kecerdasan, melainkan juga integritasnya.
"Kami akan menilai calon hakim itu harus jujur, punya keberanian, dan punya pendirian teguh dan tangguh, rendah hati dan punya jati diri," ujarnya.