"Saya orang awam, tapi saya tahu reklamasi Jakarta sepenuhnya untuk kepentingan orang luar Indonesia, khususnya asing dan Aseng (nama khas Tionghoa). Bukan untuk Sutono dan orang seperti saya ini yang tidak mungkin beli apartemen di Teluk Jakarta itu," ucap Amien di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (10/10).
Menurut Amien, reklamasi Teluk Jakarta merupakan kelanjutan dari strategi Jalur Sutera Abad 21, baik darat dan laut, atau one belt one road yang dimiliki China.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk Jalur Sutera laut, lanjutnya, itu menghubungkan Beijing, Laut Timur China, Laut Selatan China, Selat Malaka, Selat Sunda, Samudara Hindia, Angola, Mesir, Turki, hingga Rotterdam.
Meski demikian, Amien, yang merupakan bekas Ketua MPR, berharap kepada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan-Sandiaga Uno untuk tetap memegang janjinya untuk menghentikan reklamasi Teluk Jakarta.
Sebelumnya, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman resmi mencabut moratorium pembangunan atau reklamasi 17 Pulau di pesisir Utara Jakarta.
Melalui surat bernomor S-78-001/02/Menko/Maritim/X/2017 yang ditandatangi oleh Luhut Binsar Panjaitan memeberitahukan kepada Pemprov DKI moratorium itu telah dicabut dan bisa kembali dilanjutkan pembangunannya.