Klarifikasi informasi tersebut, kata Condro, didapatkan berdasarkan laporan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan Brimob Polda Jateng dan Bagian Psikologi Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jateng.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bripka BT melakukan penembakan itu dengan senjata laras panjang jenis AK-101 di lokasi pengeboran sumur minyak PT Sarana GSS Trembul di Desa Trembul, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora pada Selasa (10/10). Penembakan itu diduga terjadi sekitar pukul 18.30 WIB.
“Dia bertugas baru sebulan juga. Kami akan evaluasi secara internal,” ujar jenderal bintang dua itu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun CNNIndonesia.com, insiden penembakan diduga terjadi setelah ketiga orang anggota Brimob yang melaksanakan tugas pengamanan di lokasi pengeboran sumur minyak tersebut terlibat percekcokan.
Setelah menembak mati kedua rekannya, Bripka BT pun melakukan aksi bunuh diri dengan melepaskan tembakan ke arah kepalanya.
Lihat juga:VIDEO: Kronologi Penembakan Anggota Brimob |
[Gambas:Video CNN]